Pertengahan bulan November 2018 lalu saya dapat hadiah berupa flashdisk yang saya peroleh dari kompetisi lomba blog. Jadi, ceritanya bulan Oktober 2018 saya iseng cari informasi soal lomba blog di internet. Motivasinya sebenarnya mau ‘nguji’ diri sendiri sejauh mana sih tulisan saya kalau misalnya enggak nulis buat kepentingan klien. wkwwkkw, sombong! :)

Terus dapatlah info, kalau salah satu perusahaan aplikasi pemesanan ruangan meeting, event, dan coworking space di Indonesia lagi ngadain lomba blog. Tanpa pikir panjang, setelah saya baca semua syarat dan ketentuan lomba, saya memutuskan untuk ikut lomba tersebut yang deadline-nya akhir Oktober 2018 lalu.

Pokoknya berbagai persiapan saya lakukan, mulai dari riset, minta pendapat teman sesama content writer  di kantor soal tulisan yang saya buat, hingga membuat video buat diposting di Instagram saya. Dipemberitahuan lewat posternya, 3 pemenang utama akan dapat voucher hadiah MAP senilai @Rp.1.500.000 dan flashdisk untuk 30 pendaftar terpilih (Lumayan banget kan!)

Alhamdulillah dari berbagai upaya tersebut, akhirnya saya menjadi salah satu penerima hadiah hiburan flashdisk dari pihak penyelenggara. Ini merupakan hadiah pertama dari lomba blog pertama saya. Hehehehe. Rasanya senang banget! Meskipun cuma dapat flashdisk, tapi ada rasa sedikit bangga karena tulisan saya diapresiasi sama panitia lomba hehehe
Source: https://tenor.com



Saya ingat betul, hadiah flashdisk tersebut tiba di rumah saya hari Kamis, tanggal 22 November 2018. (Ya, namanya hadiah pertama dari lomba blog, jadinya diingat-ingat terus hehehe). Pas saya buka, saya langsung cek kapasitas flashdisk-nya. Ternyata lumayan juga, 15.5 Gigabyte. Selain itu, ada tempat khususnya juga. Jadi memudahkan saya menyimpannya dan meminimalisir flashdisk saya jadi kotor. 

Flashdisk



Ini bukan cuma menjadi hadiah pertama dari lomba blog pertama, tapi flashdisk dengan kapasitas terbesar pertama yang saya punya. Nah, saya enggak mau dong flashdisk ini rusak, karena buat dapetinnya aja saya harus menguras otak dan tenaga hehehe. Terus saya coba cari—cari informasi gimana sih caranya agar flashdisk kita itu tahan lama. Nah, mungkin dari kamu ada yang belum tahu nih. Yuk, sama-sama cari tahu cara merawat flashdisk agar tahan lama atau enggak cepat rusak di bawah ini:

Jangan lupa meng-eject flashdisk setelah digunakan

Cara merawat flashdisk agar tahan lama yang pertama adalah jangan lupa meng-eject flashdisk setelah selesai digunakan. Saya yakin banget, hampir semua dari kita pernah lupa atau malas melakukan eject atau stop flashdisk sebelum mencabutnya dari port USB (kebanyakan alasannya karena buru-buru). Mulai sekarang sebisa mungkin jangan lakukan kebiasaan itu lagi ya. Alasannya, kalau flashdisk tidak di-eject, bisa berpotensi lebih cepat rusak. Sebenarnya, proses eject atau stop tersebut memiliki tujuan untuk mencegah corrupt-nya data kita. Enggak mau kan data yang ada di flashdisk kamu hilang gitu aja cuma karena alasan lupa atau malas meng-eject flashdisk? Buat meyakinkan kamu tentang betapa pentingnya meng-eject flashdisk, Bukalapak punya informasi lengkap di blognya di bawah ini.

Secara rutin melakukan scan virus

Kita pasti sering banget deh men-colok flashdisk yang kita punya dari gadget satu ke gadget yang lain. Jadi, terkadang ada saja virus dari salah satu komputer atau laptop yang merusak di flashdisk kita. Nah, salah satu cara merawat flashdisk agar tahan lama adalah dengan membiasakan scanning virus terhadap flashdisk yang sering kita gunakan. Dengan begitu, kita bisa terus ‘memantau kesehatan’ dari flashdisk yang kita miliki.

Hati-hati dalam menyimpan data

Ternyata menyimpan file dengan jumlah kapasitas yang terlalu besar enggak baik lho buat flashdisk. Jadi, disarankan untuk file yang size-nya besar disimpan dengan menggunakan zip untuk mengompresnya menjadi ukuran yang lebih kecil. Jangan juga terlalu sering untuk melakukan format terhadap flashdisk ya. Selain itu, usahakan untuk enggak mengedit data langsung dari flashdisk. Sebaiknya, kamu copy dulu data yang ingin diedit di gadget, kemudian diedit.

Setelah selesai, baru deh di-copy lagi ke flashdisk. Bisa juga dengan memindahkan file yang besar ke hard disk laptop/komputer untuk mengurangi beban kerja flashdisk dengan daya dari power USB yang sangat minim.

Oh Iya, sebisa mungkin jangan hanya menyimpan file disatu tempat aja. Perlu juga punya backup-an data. Biasanya kalau saya, selain menyimpan data di flashdisk, saya simpan juga di hard disk eksternal atau email. Contoh data yang penting tuh kayak data skripsi, portfolio, cv, tugas kantor, dan lain-lain.  Jadi, kalau misalnya ada apa-apa sama tempat penyimpanan kita itu, kita enggak perlu pusing nyari data-nya.

Tutup socket USB ketika tidak digunakan

Hampir semua flashdisk yang ada di pasaran pasti dilengkapi pelindung pada bagian USB-nya. Bila kamu tidak sedang menggunakannya, tutup socket USB tersebut dengan pelindung yang tersedia untuk mencegah debu masuk ke bagian dalam flashdisk.

Hindari terkena air

Katanya sih, sekarang sudah ada flashdisk yang memiliki kemampuan waterproof (what? kayak alat makeup aja waterproof :p). Meskipun begitu, sebisa mungkin jangan sampai flashdisk kita terkena atau bahkan sampai terendam di dalam air ya. Seperti yang kita tahu selama ini, kalau barang elektronik itu rentan rusak kalau terkena air. Ini biasanya terjadi karena kita suka menyimpan flashdisk di saku kemeja atau celana dan lupa memindahkannya ketika pakaian ingin dicuci.

Hindari flashdisk terkena benturan keras atau terjatuh

Benda apapun bila terkena benturan keras atau terjatuh pasti akan mengalami kerusakan, begitu pula dengan flashdisk. Bila flashdisk terjatuh, bisa mengakibatkan komponen-komponen di dalamnya rusak atau pecah dan tidak bisa berfungsi lagi. Untuk mencegahnya, sebaiknya gunakan tali pengikat flashdisk yang bisa diperoleh dengan mudah baik di toko komputer atau online seperti Bukalapak.

Perhatikan suhu tempat penyimpanan flashdisk

Cara merawat flashdisk agar tahan lama ini juga penting, lho. Suhu yang bagus adalah suhu ruangan normal. Logikanya, memang sih, kita tuh enggak mungkin juga kan nyimpen flashdisk di tempat yang dingin banget kayak kulkas atau panas kayak microwave.

Tapi, flashdisk itu ukuran kecil dan saking kecilnya bikin kita suka lupa naro sembarangan atau nyelipin di mana aja. Misalnya, naro flashdisk di meja yang ruangannya ber-AC yang dingin atau meletakkan flashdisk di tempat yang terkena paparan sinar matahari langsung. Nah, dengan menyimpan flashdisk di suhu yang tepat bisa menghindarkan flashdisk dari korosi (berkarat) pada colokannya. Kalau sudah berkarat terlalu parah maka flashdisk tentu tidak bisa digunakan lagi.

Simpan flashdisk di tempat yang benar

Cara merawat flashdisk agar tahan lama lainnya, yakni hindari menyimpan flashdisk di dekat peralatan elektronik, khususnya yang memiliki magnet yang besar seperti kulkas, ponsel, dan TV. Hal ini disebabkan karena medan magnet yang besar bisa berpengaruh pada kinerja dari flashdisk.

Gimana 8 cara merawat flashdisk agar tahan lama di atas? Semoga bisa membantu kamu ya. Meskipun terkadang dianggap sepele oleh kita pengguna flashdisk pada umumnya dan banyak yang berpikiran kalau flashdisk rusak bisa beli yang baru, tapi ingatlah kalau data yang hilang enggak bisa digantikan dengan uang. Hehehehe.
Masih kurang? Apa? kamu belum punya flashdisk dan bingung milihnya? Oke oke. Saya coba bantu jelaskan gimana caranya ya.

Perhatikan merek flashdisk

Jangan pilih flashdisk karena faktor harganya yang murah ya. Hal ini karena merek dapat dijadikan sebagai tolak ukur apakah brand flashdisk tersebut sudah teruji atau belum di masyarakat. Kamu bisa mengandalkan internet untuk melihat review dari orang-orang yang sudah menggunakan flashdisk tersebut.

Kapasitas penyimpanan

Belilah flashdisk yang sesuai kebutuhan dan jangan terlalu besar kapasitas penyimpanan-nya ya.

Beli yang asli

Sebaiknya, jangan deh beli flashdisk KW karena pasti enggak akan tahan lama. Cara membedakan flashdisk KW dan asli, di antaranya flashdisk asli memiliki tulisan berupa serial nomor dan ukurannya sedikit lebih panjang. Sedangkan flashdisk palsu tidak memiliki tulisan berupa serial nomor alias polos dan ukurannya lebih pendek. Selain itu, kapasitas di kemasan enggak sama dengan yang ada di komputer, dan harga flashdisk KW biasanya jauh lebih murah daripada dengan flashdisk asli. Biasanya, flashdisk yang asli memiliki jaminan garansi resmi dari perusahaan atau setidaknya distributor. Sementara untuk flashdisk palsu tidak memiliki garansi.

Kondisi fisik

Kondisi fisik juga menjadi salah satu pertimbangan nih ketika memilih flashdisk. Misal, beli flashdisk yang bentuknya kokoh untuk mengantisipasi terjadinya benturan atau terjatuh, sehingga tidak mudah rusak. Di pasaran ada 2 jenis bahan flashdisk yang beredar yaitu alumunium dan plastik. Memang yang paling bagus, pastilah yang terbuat dari bahan alumunium dan harganya juga relatif lebih mahal. Tapi, jangan salah, bahan alumanium ini cenderung kuat dan awet terutama jika terbanting atau terkena benturan benda keras. Flashdisk dari alumunium cocok bagi kamu yang tidak begitu pandai menjaga barang barang milik sendiri.

Harga flashdisk

Harga memang menjadi salah satu faktor penting dalam memilih flashdisk. Perlu diketahui,tingkat ekonomi pada setiap orang berbeda-beda. Siapa sih yang enggak mau beli barang dengan harga terjangkau dan kapasitas penyimpanan yang besar. Tapi, hal itu bisa menjadi salah satu kelemahan dalam membeli flashdisk.


Gimana, sudah lengkapkan penjelasan soal flashdisk? Kalau kamu enggak mau ribet beli flashdisk di toko komputer, kamu bisa nih beli flashdisk di Bukalapak. Ada berbagai flashdisk dengan kapasitas penyimpanan dan desain yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dari berbagai brand dan harga yang terjangkau tentunya. Buat kamu yang masih bingung memilih flashdisk yang mana, kamu bisa baca dulu review-review tentang berbagai flashdisk di situs BukaReview. Semoga bermanfaat ya! 

Kalau kamu lagi ada rencana mau beli flashdisk dan enggak mau ribet beli  di toko komputer, kamu bisa nih beli flashdisk di Bukalapak. Ada berbagai flashdisk dengan kapasitas penyimpanan dan desain yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dari berbagai brand dan harga yang terjangkau tentunya. Buat kamu yang masih bingung memilih flashdisk yang mana, kamu bisa baca dulu nih review-review tentang berbagai flashdisk di situs BukaReview. Semoga bermanfaat ya! 

Referensi:

http://www.walidin.net/2016/05/cara-merawat-flashdisk-agar-tidak-cepat-rusak-awet-dan-tahan-lama.html

http://mbahpc.com/7-tips-rahasia-memilih-flashdisk-yang-bagus-dan-tahan-lama/

https://satujam.com/cara-membedakan-flashdisk-asli-dengan-yang-palsu/

Source: https://numerologydailyreport.com


Di tulisan kali ini saya mau share soal zodiak Aquarius. Tapi jangan harap saya akan bahas soal percintaan ya (jangan kecewa ya, soalnya saya enggak berpengalaman bahas ginian hehehe). Tulisan yang mau saya bahas ini benar-benar secara umum soal zodiak Aquarius aja.

Sebagai orang yang lahir diawal bulan Februari, otomatis saya masuk dalam golongan zodiak Aquarius. Biasanya golongan Aquarius lahir ditanggal 20 Januari – 18 Februari (tapi ada juga yang menuliskan 21 Januari – 19 Februari). Sebagai zodiak dengan elemen udara, Aquarius termasuk sosok yang suka berpikir, tidak terburu-buru dalam bertindak, dan memastikan bahwa tindakan serta keputusannya tepat serta dapat dipertanggungjawabkan setelah dipikirkan matang.
Hmmm saya setuju dengan pendapat tersebut, karena saya pun demikian. Hehehe. Mau tahu apalagi karakter zodiak Aquarius, yang katanya misterius? Coba yuk cari tahu kebenarannya berikut ini.

Suka akan kedamaian

Poin ini bikin kesal orang enggak sih? Pastilah semua orang di dunia ini mau apapun itu zodiaknya suka sama yang namanya kedamaian. Tapi poin ini bukan asal saja lho. Lambang zodiak Aquarius adalah air. Nah, air itu identik sama kedamaian atau ketenangan. Begitupun karakter zodiak Aquarius. Kalau dari sumber yang saya baca, biasanya orang Aquarius itu tenang dalam mengambil keputusan, enggak suka grasak-grusuk.

Kalau dari saya sendiri sih, poin ini kadang ada benarnya. Biasanya dalam mengambil keputusan itu dipikirin matang-matang dulu, kalau masih buntu atau belum nemu jawaban, saya pasti akan minta pendapat orang-orang yang saya anggap bisa ngasih solusi (selain orangtua, pastinya). Terus saya pikirin benar-benar masukkan dari orangtua dan teman-teman saya, sampai saya yakin.

Misterius

Banyak orang yang bilang, jika sosok Aquarius pemikirannya sulit ditebak. Tapi Aquarian enggak akan segan-segan buat mengutarakan pemikirannya jika orang lain menanyakannya. Aquarian lebih suka ditanya terang-terangan daripada orang menebak-nebak atau membicarakannya di belakang. Jadi, mendingan kalau kamu penasaran sama Aquarius, langsung aja tanya sama dia. Tapi, ingat ya orang Aquarius itu paling malas sama orang yang suka nanyain masalahnya berkali-kali.

Selalu melihat sisi baik dari orang lain

Kebanyakan orang Aquarius selalu melihat segala hal positif yang dilakukan orang. Orangnya enggak bisa  membohongi diri sendiri ketika merasa curiga atau berpikir bahwa seseorang sedang berpura-pura atau memakai topeng. Tapi, Aquarius lebih berpikir bahwa setiap orang pasti punya alasannya sendiri mengapa melakukan hal tersebut.

Objektif

Aquarius orang yang cukup objektif dalam menilai sesuatu dengan mencoba melihat segala sisi sebelum memutuskan pihak mana yang menurutnya benar. Dia selalu menimbang-nimbang mana hal yang terbaik dilihat dari berbagai perspektif, sebelum akhirnya memutuskan sesuatu.

Orangnya tidak mudah terpengaruh sama orang lain

Misalnya, ada orang lain yang bilang si A itu bla bla bla. Biasanya, orang Aquarius itu enggak mudah percaya begitu saja sama perkataan orang. Tapi ia akan membuktikan sendiri apakah si A itu benar seperti apa yang diomongin sama orang lain atau tidak.

Sensitif tapi enggak peka

Mungkin istilahnya kalau sekarang itu, baper-an (bawa perasaan) kali ya. Tapi sebenarnya bukan maksudnya apa-apa dimasukkan ke hati. Biasanya orang Aquarius bakal jadi sensitif kalau udah menyangkut kelangsungan hidupnya. Karakter zodiak Aquarius juga biasanya enggak peka. Jadi, jangan main kode-kode-an sama Aquarius ya. Karena mereka enggak paham. Jadi mending  ngomong to the point aja hal yang mau dibicarakan. Hehehe.

Mandiri

Aquarian rata-rata orangnya mandiri. Katanya sih begitu. Kalau di saya sendiri ini berlaku. Kalau saya bisa melakukannya sendiri, biasanya saya enggan untuk meminta bantuan orang lain. Bukannya sombong, tapi enggak mau ngerepotin orang aja, hehehe. Ya, tapi enggak semua hal saya kerjain sendiri. Kalau saya perlu bantuan, pasti saya akan minta tolong sama orang yang saya anggap bisa.

Setia

Bukannya mau membanggakan diri sendiri, tapi yang saya rasakan memang demikian hehehe. Setia di sini  maksudnya bukan cuma sama pasangan ya, tapi juga sama teman. Sebagai Aquarian, saya orangnya cenderung menjaga komitmen. Karena saya percaya sama yang namanya hukum karma. Sesuai sama peribahasa, ‘apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai’ (ingat ya, ini bukan melulu soal cinta sama pasangan, tapi hubungan kita dengan yang lainnya juga).

Adil dan bertanggung jawab

Orang Aquarius paling enggak suka kalau dibeda-bedain atau ada sesuatu yang enggak adil buat dia. Biasanya kalau saya ngerasain ketidakadilan, saya bakal langsung ngomong sih.  Aquarian juga orangnya cenderung bertanggung jawab terhadap apa yang sedang ia kerjakan.

Fleksibel

Kalau berbicara soal fleksibel, biasanya dikaitkan dengan mudah beradaptasi di mana saja. Menurut saya ini tidak berlaku pada semua Aquarius. Saya sama ayah saya sama-sama Aquarius, tapi kami berdua cenderung enggak mudah beradaptasi di lingkungan baru dan enggak gampang buat memulai perbicaraan lebih dulu. Bagi kami, butuh waktu buat nyaman sama suasana baru. Ya, mungkin salah satunya karena kami termasuk orang yang introvert juga kali yaa hehehe. Buat kami, enggak mudah buat membaur dan bersikap santai bila bertemu kenalan baru. Tapi, Aquarius suka bersikap tegas bila dihadapkan dengan pekerjaan dan bersikap patuh bila dihadapkan dengan keyakinan.

Pendengar yang Baik

Saya yang orangnya introvert merasa termasuk pendengar yang baik. Kenapa saya merasa demikian? Hal ini karena biasanya orang introvert termasuk orang yang suka atau lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.

Teguh pendirian

Kalau diri Aquarius merasa yakin dengan pendapatnya atau dalam posisi yang benar, sampai kapanpun ia akan mempertahankan pendiriannya.  Meski begitu, Aquarius tetap bisa merasa gugup dalam menghadapi tingkah frontal orang-orang sekitarnya. Tapi, ia akan tetap tenang menghadapinya.

Memiliki imajinasi tinggi

Berkhayal rasanya sudah menjadi bagian sehari-hari Aquarian. Apalagi ketika sedang sendiri, banyak hal yang dipikirkannya baik itu rencana-rencana untuk hidupnya atau hanya untuk menyenangkan dirinya.

Suka menyendiri

Karakter zodiak Aquarius yang satu ini saya setuju banget. Karena biasanya orang berzodiak Aquarius lebih suka menyendiri dan enggan terlalu sering berada di tengah keramaian. Aquarian sangat menikmati kesendiriannya dan menganggap momen bersama diri sendiri menjadi bagian privilege yang harus dijaga. 

Gampang marah

Ini nih salah satu sifat jeleknya Aquarius. Ya, saya mengakui saya mudah marah orangnya hahaha. Tapi, tenang setelah mengeluarkan emosi, biasanya Aquarius tidak akan memikirkannya lagi. Aquarius cenderung gampang marah tapi mudah melupakan. Marahnya, Aquarius biasanya hanya reaksi ketika ia tidak nyaman. Tapi, bukan berarti ia tidak suka menyimpan amarah. Biasanya kalau ada sesuatu yang benar-benar membuat dia marah besar, ia tidak akan melupakannya.

Tidak suka terlalu diatur

Sebagai zodiak yang dinaungi planet Uranus, katanya  zodiak Aquarius termasuk yang kurang suka kalau diatur-atur hidupnya dan punya sifat pemberontak alami. Biasanya ini ditunjukkan bukan hanya dengan menolak, tapi terkadang melakukan hal sebaliknyauntuk membuat jengkel orang yang menyuruhnya. Sebenarnya sifat ini tidak bermaksud jahat, hanya saja si Aquarius ingin membuktikan jika sikap rebel-nya mampu membuat hidupnya jauh lebih baik dan benar. Di saya sendiri ini berlaku.

Saya bukan enggak suka sama aturan atau banyak dituntut. Tapi malas banget kalau apa-apa tuh diatur atau dituntut harus begini, harus begitu. Misalnya gini, saya itu anak tunggal, perempuan pula. Nah, orangtua saya tuh kadang suka banget ngatur-ngatur hal-hal yang sebenarnya saya bisa atau berhak putusin sendiri. (maafin ya Mama dan Papa hehehe)

Contohnya nih, saya itu enggak suka rambut panjang, tapi disuruh ibu saya manjangin rambut. Saya pikir, ini kan rambut saya ya, saya juga udah besar, tapi kenapa masalah rambut perlu diatur juga? Ya mungkin maksud ibu saya baik. Ibu saya bilang, kalau anak perempuan itu rambutnya harus panjang. Saya enggak sependapat sama beliau dan tetep kekeuh sama apa yang saya suka, yakni rambut pendek. Hehehehe.

Menghargai privasi

Ini masih bekaitan dengan poin yang tidak suka diatur. Biasanya orang Aquarius akan sangat menghargai orang lain yang tidak mengomentari diri  dan tidak menuntut Aquarian untuk seperti apa yang orang lain mau. Aquarian juga tidak akan memaksa atau kepo sama privasi orang lain, kalau orang tersebut enggak mau cerita sama dia.

Punya banyak kenalan tapi sedikit teman

Pemilik zodiak Aquarius bukanlah orang yang gampang mencari teman. Meskipun, memiliki banyak kenalan dan relasi, tapi kalau soal pertemanan apalagi sahabat, biasanya sedikit yang dimiliki. Emang sih, Aquarian itu cenderung orang yang ramah sama siapa aja, tapi ia cenderung tidak mudah terbuka dengan banyak orang.  

Takut akan kehilangan

Para Aquarian, mudah sekali merasa kesepian dalam hidup. Maka dari itu, ia takut kehilangan sesuatu bahkan seseorang dari hidupnya. Tidak jarang Aquarian berpikir jika lebih baik dia saja yang hilang ketimbang harus merasa sedih berlarut-larut karena kehilangan orang yang dicintainya. Uhuk, so sweet. 

Berprasangka buruk pada apa yang belum terjadi

Aquarian suka banget paranoid. Hal ini karena kami suka berpikir negatif terhadap sesuatu yang bahkan belum terjadi. Wkwkwkwkw. Udah suudzon J. Tapi, enggak selalu pikiran negatif itu buruk, lho. Karena dengan munculnya pikiran negatif bisa membuat si Aquarius ini jadi lebih berantisipasi dan membuat rencana-rencana lain.

Itu dia 20 hal yang berkaitan sama  Aquarius. Kalau artis atau public figure yang ber - zodiak Aquarius itu ada banyak banget, cuma yang benar-benar tanggal lahirnya persis kayak saya (5 Februari) di antaranya, Alexander Thian (@Amrazing ini saya enggak nyangka bisa samaan dengan Kokoh Alex dan senang banget wkwk), Ibu Fatmawati (ini juga enggak nyangka, wkwk), Christian Renaldo, dan Neymar.

Bagi kamu yang masuk ke zodiak Aquarius juga, ayo mana karakter Aquarius yang kamu banget? Kasih tahu di kolom komentar ya J



Ayo siapa di antara kamu yang masih suka membaca koran sampai sekarang? Kalau ada, sama dong kayak saya. Kamu mungkin bertanya, kenapa sih saya masih suka membaca koran dan tidak memanfaatkan gawai saya saja untuk mendapatkan informasi yang up to date

Alasannya sebenarnya sederhana saja. Saya kadang merasa kasihan sama mata saya yang harus dipakai buat melihat terus menerus smartphone dan laptop. Kamu pasti tahukan kalau didua benda itu di dalamnya ada yang namanya sinar biru? 

Kalau belum tahu, coba saya jelaskan. Berdasarkan penjelasan dari situs kesehatan Hello Sehat sinar biru atau blue light adalah sinar tampak dengan panjang gelombang pendek, sekitar 415 hingga 455 nm, dan tingkat energi yang tinggi.  Sinar ini mempunyai energi yang masih cukup kuat dan bisa merusak retina bila mata kita terkena secara terus menerus dalam waktu lama.Sumber alami dari sinar biru berasal dari matahari. Selain matahari, sinar biru juga berasal dari berbagai layar digital, seperti layar komputer, laptop, televisi, maupun smartphone dan peralatan elektronik lainnya untuk meningkatkan keterangan dan kejelasan layar.

Apa saja sih bahaya dari sinar biru? Setidaknya ada 3 nih efek negatifnya.

Menyebabkan kelelahan pada mata

Terlalu banyak melihat laptop/komputer, smartphone, dan televisi lama kelamaan bisa membuat mata menjadi lelah yang ditandai dengan mata iritasi dan kering, sakit kepala, leher, hingga punggung, pandangan yang kabur, dan susah fokus. Apa kamu merasakan tanda-tanda tersebut? Kalau iya, itu tandanya mata kamu lelah karena efek dari paparan sinar biru.

Merusak siklus tidur alami

Dampak dari sinar biru juga bisa memengaruhi siklus tidur kita lho. Hal ini dikarenakan sinar biru bisa mengganggu produksi melatonin--hormon yang membantu mengatur siklus tidur. Otak seseorang mulai memproduksi melatonin ketika tubuh siap tidur dan sinar biru dari smartphone bisa nih mengganggu proses produksi tersebut. Bila siklus tidur terganggu, bakal memengaruhi kesehatan mulai dari gangguan memori, obesitas, maupun gangguan genetik.

Kerusakan retina

Bila mata terpapar sinar biru terlalu sering menyebabkan retina menjadi rusak. Retina yang rusak disebabkan sinar biru, akan memicu hilangnya penglihatan sentral, yakni kemampuan untuk melihat apa yang ada di depan mata kamu.

Nah, sekarang udah tahukan soal sinar biru. Balik lagi ke topik utama dari tulisan saya ini. Kira-kira kenapa sih saya masih suka ‘menikmati’ koran dibandingkan media lain?

Lebih ‘ramah’ mata

Koran menjadi media informasi yang cukup ‘ramah’ mata. Indera penglihatan kita enggak dituntut untuk bekerja keras buat menghadapi sinar biru. Saya bekerja sebagai content writer sangat bergantung pada laptop. Kerja kurang lebih 8 jam di depan laptop dan diselingi sama main henpon pas jam istirahat, sore hari, dan malam hari. Enggak kebayang dong, banyak banget nih paparan sinar biru ke mata tiap hari. Makanya biar mata saya istirahat dari sinar biru, saya alihkan dengan salah satunya baca koran atau buku fisik. 

Lebih lengkap dan jelas

Kadang di pagi hari orang tua saya nonton TV sambil sarapan pagi. Nah, kadang saya juga ikutan ‘nimbrung’ nonton kalau tertarik sama berita yang lagi disampaikan. Dari situ kan saya jadi tahu berita terbaru. Sayangnya kalau di TV enggak bisa selengkap di koran, karena dibatasi sama yang namanya durasi. Dengan baca koran kita bisa tahu lebih jelas dan detil soal sebuah informasi. Karena biasanya berita di koran itu enggak cuma bersumber dari 1 narasumber saja, tapi bisa dua atau tiga narasumber yang makin melengkapi si berita yang ditulis oleh wartawan koran. Di aplikasi portal berita juga bisa sih dicari, tapi mereka cenderung enggak lengkap karena emang media online itu sebisa mungkin tulisan jangan terlalu panjang, karena bisa bikin pembacanya bosan dan matanya jadi cepat lelah. 

Menambah referensi kosakata

Kalau enggak salah, saya tahu ada kata ‘gawai’ itu gara-gara saya sering baca koran langganan kampus. (2015-2016 saya sempat kerja di kampus saya sendiri, yakni Universitas Mercu Buana sebagai staf humas). Nah, saat itu sesekali saya juga mengerjakan kegiatan media monitoring untuk memantau publikasi apa saja yang dimuat oleh media tentang Mercu Buana. Biasanya, saya melakukan media monitoring sehari setelah kampus menyelenggarakan acara besar. Dari situlah, saya sering baca koran. Dulu pas masih kerja di Mercu Buana, saya suka bawa buku kecil, buat mencatat istilah-istilah kata yang saya enggak tahu dan mencari artinya. Apalagi kalau baca bagian Politik dan Hukum, banyak istilah yang saya enggak paham.

Membangun kebiasaan membaca

Kebiasaan membaca bukan berarti kita harus baca buku saja. Tapi, bisa juga dengan membiasakan diri membaca koran. setelah saya resign dari kampus, saya sempat berhenti membaca koran dan beralih ke aplikasi berita. Saya sempat men-download beberapa aplikasi media online seperti Detik, Kompascom, CNN Indonesia, dan VOA Indonesia. Tapi saya pikir kalau banyak banget yang di-download menuh-menuhin memori henpon saya saja. 


Udah gitu, saya sendiri enggak mungkin baca satu-satu kan berita dari aplikasi yang satu dan yang lainnnya. Pastinya itu buang waktu banget. Pernah sih, saya mengakalinya dengan menggunakan dua aplikasi saja, yakni Detik sama Kompascom. Tapi ujung-ujungnya saya cuma baca rubrik-rubrik entertainment. Misalnya, nih kalau di Detik, saya paling suka buka rubrik Wollipop, di mana rubrik tersebut rubrik khusus wanita dan entertainment.

Saya orangnya enggak gila gosip kok, tapi saya itu demen banget ngikutin update-nya Royal Family alias Prince Willam-Kate Middleton dan Prince Harry-Meghan Markle. Hahahah. Keluarga mereka itu memang punya daya tarik banget buat diulas dan bikin banyak orang penasaran sama kehidupan mereka sebagai sosok yang dipuja-puja di seluruh dunia.

Tapi lama kelamaan saya sadar, enggak ada faedahnya saya update info tentang mereka. Toh saya juga enggak bisa seperti mereka. Infonya juga enggak berguna apa-apa buat saya di dunia kerja atau lagi ngumpul sama teman-teman saya. Karena teman-teman saya biasa aja tuh sama Royal Family, saya saja kayaknya yang terlalu ‘fanatik’ sama mereka. Hahahaha.

Untuk waktu baca koran sendiri saya biasanya luangin waktu 30-45 menit setelah selesai dandan di kantor. Jadi sebelum mulai kerja, saya baca koran dulu. Ada beberapa teman-teman saya yang nanya ke saya, kenapa masih suka baca koran. Saya biasanya akan jawab begini “gue kasian sama mata gue karena harus terus lihat laptop sama smartphone tiap hari. Lagian, gue enggak pantes kalau pake kacamata (yang alasan kedua ini becanda J).”

Itu dia alasan kenapa saya masih suka baca koran. Kalau kamu sendiri gimana, apa kamu masih suka membaca koran juga?


Saya saat ini bekerja sebagai SEO content writer di agensi digital yang berada di Jakarta Selatan. Job desk utama saya adalah membuat artikel SEO untuk berbagai klien mulai tentang asuransi, food and beverages, e-commerce, kesehatan, kecantikan, lifestyle, hingga traveling.

Saya diminta oleh perusahaan untuk menulis 60-80 artikel dalam 1 bulan.

Nah, itu berarti dalam sehari saya harus membuat 3-4 artikel per hari, di mana satu artikel berisi minimal 500 kata. Banyak? Ya!

Sering kali dalam sehari saya harus mengerjakan 3 brand. Jadi, misalnya pagi sampai siang saya mengerjakan tulisan untuk konten kecantikan, siang sampai sore saya mengerjakan brand traveling dan lifestyle.

Makanya untuk mengerjakan tulisan di kantor, saya perlu sekali ruangan yang kondusif atau tenang, agar dapat fokus mengerjakan artikel.

Tapi, namanya kantor pasti isinya banyak orang. Iya kan? Kurang lebih kantor saya itu isinya sekitar 45 orang, jumlah segitu tentu lumayan banyak, sehingga mustahil kalau saya menginginkan tempat yang tenang :’).

Tidak jarang ketika menulis, saya terganggu dengan percakapan teman di depan, belakang, samping kanan, atau kiri saya. Namun, toleransi harus terus dijunjung tinggi kan? Saya juga enggak mungkin meminta rekan kerja saya satu per satu untuk diam atau berbicara bisik-bisik. Hmm..

Salah satu cara saya tetap fokus adalah dengan mendengarkan lagu menggunakan headset. Tapi, tentu kamu tahu kalau telinga keseringan disumpel juga enggak bagus buat kesehatannya. Iya gak?

Selain itu, saya juga sering ngungsi ke pantry besar (kebetulan kantor saya punya dua pantry, satu untuk buat bikin minum saja (pantry kecil) satu lagi pantry besar yang disediakan meja, bangku buat makan siang atau ruang tunggu).

Tapi, demi mendapatkan ketenangan dan fokus, saya memilih kerja di sana pagi hari karena cenderung masih sepi dan belum banyak karyawan yang lalu lalang.

Eh tapi, terkadang saya mulai bingung ketika pantry besar digunakan untuk acara. Pasalnya, saya akan susah mencari tempat kerja yang tidak berisik. Saya sempat curhat sama teman saya yang content writer juga bernama Ardan soal kondisi saya yang sulit konsentrasi kalau di ruangan yang ramai.

“Dan, gue lagi pusing nih. Ada beberapa artikel yang belum gue buat karena gue enggak bisa konsentrasi. Di ruangan berisik banget! Di pantry besar juga enggak bisa dipakai, mau ada acara.” 

“Sama gue juga enggak bisa mikir kalau suasana ruangan berisik,” balas Ardan.

“Udah gitu internet di kantor ngeselin, lemot banget,” timpal saya.
“Mending kapan-kapan lo coba deh kerja di coworking space gitu yang sekarang udah ada banyak di Jakarta. Di sana juga internetnya kenceng dan banyak coworking space yang nyediain makanan dan minuman juga buat nememin pengunjungnya kerja di sana.”
Mendengar sarannya, saya coba googling kira-kira coworking space mana yang dekat dan juga sesuai dengan budget saya. Ternyata hasilnya banyak banget hahaha.

Saya sampai pusing sendiri milihnya. Terus, pas saya coba cari di Google tentang aplikasi pemesanan ruang coworking space, eh salah satu nama yang muncul adalah SpotQoe.

Apa Itu SpotQoe?

SpotQoe adalah platform pemesanan ruangan online seperti coworking space, ruang meeting, dan ruang event yang mempermudah kamu mencarinya dengan mudah, cepat, dan harga terjangkau. SpotQoe sendiri sudah bekerjasama dengan beragam, merchant mulai dari coffee shop, coworking space, hotel, restoran yang terkemuka di Indonesia.

Platform yang memiliki tagline "Connecting Space" ini merupakan layanan yang dimiliki oleh PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) ini telah memiliki 400 merchant yang menyediakan lebih dari 2500 ruangan di berbagai wilayah di Indonesia.

Di SpotQoe, kamu bisa menyewa ruangan yang private, nyaman, dan terpercaya per jam atau per hari sesuai dengan kebutuhan kamu.

Jadi berdasarkan penjelasan di atas, SpotQoe itu bukan hanya menyediakan tempat coworking space saja. Kalau kantor atau kamu mau ngadain acara komunitas kamu bisa banget menggunakan aplikasi SpotQoe buat mencari ruang meeting dan ruang event.

SpotQoe  sendiri memiliki tiga fitur yaitu: search, order dan use it yang  mempermudah kamu menemukan ruangan yang sesuai. Beberapa coffee shop, coworking space, hotel, restoran yang telah bergabung dengan SpotQoe, yakni Bengawan Solo Coffee, Homepage Coffee Brewers (Coffee Shop), Go Work, Tierspace - Coworking Area, EV-Hive, dan HUB2U (working space), Amaris Hotel Pluit, Aston Hotel, Grand Zuri Duri, Grand Zuri Malioboro, Grand Zuri Kuta Bali, Hotel Maharadja (meeting space), Hotel Shalva Jakarta, Diradja Hotel, Arnava Hotel, Hotel Grand Picasso Indonesia (event space), dan masih banyak lagi.

Terus gimana sih cara menggunakan aplikasi SpotQoe?

Kamu bisa melakukan pemesanan ruangan dengan mengakses di website resmi SpotQoe atau melalui aplikasi yang bisa kamu unduh di Play Store maupun iOS. 

Setelah itu lakukan registrasi (Cara registrasi ini berlaku sama baik di website resminya maupun melalui aplikasi).

Bagaimana Cara Registrasi di SpotQoe?

Gampang kok, nih penjelasannya:
1. Klik Sign up di menu kiri aplikasi. Isi data diri seperti nama depan dan belakang, jenis kelamin, tanggal lahir, nomor telepon, email yang terdaftar dan password.
2. Konfirmasi akun SpotQoe kamu melalui email yang tadi telah kamu masukkan. Setelah itu kamu sudah bisa melakukan pemesanan di aplikasi #SpotQoe. 

Trus, kalau menggunakan aplikasinya di smartphone gimana dong? Gak usah khawatir! Yang ini lebih gampang sih:
1. Buka Aplikasi SpotQoe


Ketika membuka aplikasi SpotQoe, kamu akan bisa langsung melihat apa saja pilihan tempat yang bisa kamu pilih.
2. Klik menu Filter yang ada di kanan bawah 


Kamu bisa memasukkan berapa jumlah orang dan space type apa yang ingin kamu cari. Contohnya, Coworking Space. Kamu juga bisa memilih berdasarkan urutan dari kapasitas maupun harga ruangan yang kamu inginkan. Setelah dipilih, klik Filter.
3. Muncul pilihan ruangan berdasarkan filter yang kamu pilih


Di sini kamu bisa melihat apa saja fasilitas dari tempat yang kamu pilih. Jika sesuai dengan yang kamu perlukan, klik “Order Now”.



4. Setelah itu, masukkan email dan password akun SpotQoe kamu

Bagaimana caranya menggunakan SpotQoe dari website resminya?
Caranya cukup mudah. 

1. Masuk ke website SpotQoe.com dan pilih lokasi, jenis tipe, dan kapasitas yang ingin kamu gunakan.


2. Pilih tempat yang sesuai

Di website-nya kamu juga bisa melihat apa saja fasilitas yang ada di tempat ruangan yang kamu pilih serta harga yang dikenakan. Isi berapa orang yang akan menggunakan ruangan tesebut, tanggal, berapa jam kamu akan menggunakannya dan tambahan fasilitas atau makanan jika memang diperlukan.
3. Nah, setelah itu pilih tombol order untuk masuk ke halaman check out. Setelah itu konfirmasi pesanan space akan dikirim ke email kita.
4. Ketika kamu akan menggunakan ruangan yang sudah dipesan tersebut, kamu hanya perlu menunjukkan email konfirmasi yang sudah kamu terima sebelumnya. Kemudian petugas dari merchant tersebut akan memverifikasi pesanan kamu dan ruangan langsung bisa digunakan.
Gampang kan?
Mungkin kamu bertanya-tanya, emang apa bagusnya sih pakai SpotQoe? Nah, saya punya gambarannya nih buat pelanggan dan juga bagi merchant yang bergabung di SpotQoe.



Hasilnya, menggunakan #SpotQoe kamu #JadiLebihMudah mencari tempat seperti coworking space, ruang meeting, dan ruang event untuk keperluan bisnis. Jangan lupa pula untuk follow Instagram @spotqoe dan like FB Page SpotQoe. Biar semua update dan diskonan yang tempat keren ini berikan bisa kamu dapatkan langsung di smartphone-mu, iya gak? 😊
Sumber: Unsplash.com

Siapa sih perempuan yang enggak pengin tampil cantik dan menarik? Nah, untuk bisa seperti itu pastinya kita harus pandai merawat anggota tubuh salah satunya adalah rambut dengan melakukannya sendiri, misalnya menggunakan produk-produk sesuai dengan jenis mahkota tersebut.

Merawat tampilan juga dapat dilakukan di salon agar hasilnya maksimal. Di salon kamu bisa mendapatkan perawatan dari ahlinya.  Tapi, bila terlalu sering ke salon, tentu bisa membuat kita menjadi boros, bukan? Agar bisa menghemat pengeluran untuk ke salon, ada baiknya ikuti tips berikut ini. 

Pilih waktu yang tepat

Biasanya saya suka pergi ke salon di hari kerja (selagi isitirahat). Soalnya dihari biasa terkadang salon-salon suka memberikan penawaran yang menggiurkan dihari-hari tertentu dalam 1 minggu. 

Ambil paket perawatan salon

Kalau kamu menganggap jika perawatan di salon menjadi sebuah kebutuhan, maka kamu bisa tanya ke salon langganan kamu apakah mereka memberlakukan sistem paket untuk setiap treatment yang ada di salon mereka. Sistem paket ini cenderung lebih hemat dibandingkan kamu harus melakukan perawatan satuan. Misalnya satu bulan sekali, kamu melakukan beberapa treatment sekaligus dalam satu hari seperti hair spa, facial, mani-pedi, dan sebagainya. Cara ini tentu bisa membuat kamu lebih berhemat bukan hanya dari biaya treatment, tapi tips, transportasi, dan makan. 

Sebaiknya sebelum melakukan perawatan di salon kamu sudah menentukan treatment apa yang ingin dilakukan. Menurut saya ini penting banget, karena enggak jarang pegawai salon yang menawarkan berbagai treatment yang susah membuat kamu menolaknya.  Jadi, misalnya saya cuma mau potong rambut saja, nah di rumah saya pasti sudah keramas terlebih dulu sebelum ke salon. Dengan begitu, kalau pegawai salon menawarkan untuk keramas, saya bisa bilang ke mereka itu enggak perlu.

Mengatur waktu berkunjung

Biar enggak boros, kamu perlu atur waktu kira-kira berapa minggu atau bulan sekali untuk melakukan perawatan di salon. Maka dari itu, kamu perlu banget melakukan perawatan sendiri di rumah untuk membantu merawat rambut. Kamu bisa mengurangi penggunaan alat panas, keramas 3-4 kali per minggu untuk menghindari rambut menjadi kering atau berminyak, dan menggunakan kondisioner setiap habis keramas. Dengan merawat rambut kamu secara rutin, dapat menghemat pengeluaran. 

Cari salon yang menyediakan potongan harga

Kalau kamu punya waktu luang, bisa cari di internet salon mana saja yang sedang menyediakan promo atau diskon. Untuk mempermudah kamu mencarinya, kamu bisa menggunakan aplikasi salon dari Fitnesia. Dengan menggunakan aplikasi salon ini, kamu bisa melakukan pemesanan treatment di salon yang terdaftar di Fitnesia. Cara ini tentu membuat kamu tidak perlu lama mengantre sehingga bisa menghemat waktu. Selain itu, aplikasi salon Fitnesia selalu menyediakan diskon dan menawarkan harga yang menarik untuk kamu. Aplikasi salon Fitnesia sendiri telah bekerjasama dengan berbagai salon yang ada di Jabodetabek.

Di aplikasi salon Fitnesia, kamu juga bisa memantau bisnis salon, seandainya kamu memilikinya atau berencana membukanya. Aplikasi bisnis terbaik ini memberi kemudahan mengatur dan melacak reservasi, membership, produk, pelanggan, staf, pemasaran, laporan, dan berbagai hal penting lainnya dalam bisnis kamu.

Tidak hanya itu, di aplikasi bisnis terbaik Fitnesia juga tersedia fasilitas pembukuan keuangan yang lengkap sehingga memudahkan untuk mengatur keuangan dengan lebih terperinci. Bagaimana cara bergabung dengan aplikasi bisnis terbaik Fitnesia? Untuk bergabung dengan aplikasi bisnis terbaik Fitnesia kamu bisa kunjungi website https://fitnesia.com/for-business atau email langsung ke sales@fitnesia.com. Aplikasi bisnis terbaik Fitnesia memberikan kesempatan untuk mencoba versi trial dari aplikasi ini, yang bisa dicoba gratis selama 14 hari. Bagi kamu yang ingin melihat salon apa saja yang tersedia di aplikasi salon Fitnesia, bisa langsung download aplikasinya di App Store maupun Google Play.
Sumber: Pexels.com

Saya tertarik nulis soal waktu untuk membaca buku, karena ini berasal dari pengalaman pribadi. Hehehe.


Di postingan kali ini saya masih ingin membagi pengalaman saya pulang kampung lebaran tahun ini ke Pacitan, Jawa Timur. Kalau di postingan sebelumnya saya cerita beberapa makanan khas Pacitan yang sempat saya coba, nah sekarang saya mau share pengalaman saya pergi wisata ke salah satu pantai yang menjadi favorit bagi banyak kalangan.


Mungkin yang ada dibenak banyak orang kalau mendengar kata Pacitan, yang diingat selain menjadi kampung halaman Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, juga menjadi kota yang dikenal akan tempat wisata gua-nya. Makanya, Pacitan dijuluki menjadi ‘Kota Seribu Satu Gua’.
Tapi, bukan cuma banyak Gua yang sebenarnya ada di Pacitan, tapi pantainya juga banyak. Jadi, satu hari setelah lebaran, tepatnya 16 Juni 2018 saya, kedua orang tua, sepupu saya beserta 2 anak dan suaminya, serta bude dan pakde saya pergi ke pantai Klayar yang katanya sering disebut-sebut mirip kawasan Pura di Tanah Lot Bali. Jadi sebelum ke kampung, saya dan orang tua saya memang berencana untuk pergi ke sana.

Dari rumah Mbah saya yang letaknya di desa Ploso, Punung, Pacitan jarak ke lokasi pantai Klayar yang letaknya ada di terletak di Kecamatan Donorojo, di desa Kalak, Kabupaten Pacitan sebenarnya cukup jauh. Kira-kira perjalanan saat itu memakan waktu sekitar 1.5 jam.

Jalan menuju Pantai Klayar tidaklah mudah. Kalau mau ke sana, harus melewati beberapa jalan yang cukup sempit dan ada sebagian rute pantai Klayar yang belum teraspal. Enggak cuma itu, dibeberapa bagian jalan ada juga jalanan yang berbelok tajam serta tanjakan dan turunan yang cukup bikn deg-deg ser buat orang yang belum bisa nyetir kayak saya hahahaha. Untungnya bapak saya emang udah jago nyetir jadi dia mah kayaknya santai-santai aja tuh meski jalurnya lumayan nyeremin. Eh, apa  bapak saya juga ngerasa takut juga ya, cuma dia enggak mau bilang aja? Hehehe.

Kalau kata pakde saya, untuk menuju lokasi pantai Klayar emang harus menggunakan kendaraan pribadi. Soalnya emang belum ada angkutan umum yang sampai ke sana. Saat berkunjung ke sana, cukup ramai pengunjung yang datang. Ya, apalagi alasannya kalau bukan karena libur lebaran.

Aneka Jajanan
Di sana juga banyak banget tersedia berbagai macam jajanan yang bisa mengganjal perut kalau lagi lapar. Jajanan yang tersedia saat saya berkunjung ke sana, ada sate bakso bakar, sate seafood bakar, soto ayam, telor gulung, gorengan, dan jajanan minuman.

Saya sempat beli bakso bakar buat ngemil selama di pantai. Enggak cuma makanan ringan aja, di Pantai Klayar juga ada tempat makan lho. Jadi, buat pengunjung yang mau makan berat bisa juga mampir ke beberapa tempat makan yang tersedia. Kalau yang saya lihat itu, ada tempat makan yang menjual makanan laut seperti ikan bakar maupun goreng, udang bakar dan goreng, dan aneka seafood lainnya, ada juga tempat makan lesehan yang jual soto mie, mie instan, kopi, teh, es kelapa, dan lain-lain.

Tiket Masuk Pantai Klayar, Pacitan
Harga tiket masuk ke Pantai Klayar itu murah banget, lho. Saat itu per orang cuma dikenakan harga Rp10.000 dan untuk anak-anak balita tidak dikenakan biaya. Jadi kemaren total ada 9 orang, tapi saya cuma disuruh bayar Rp80.000. Jadi, anak sepupu saya yang masih balita enggak dikenakan tarif tiket masuk. Kalau untuk hari biasa saya kurang tahu deh berapa harga tiket masuknya. Mungkin bisa lebih murah dari hari libur kayak lebaran kemarin. Untuk biaya parkir sendiri, juga cukup murah, kalau mobil dikenakan Rp10.000 per mobilnya.

Pemandangan Pantai Klayar
Nah, ini yang ditunggu-tunggu. Apa saja sih pemandangan yang ada di Pantai Klayar? Sejak keluarga saya mulai pulang kampung saat lebaran yang di mulai dari 3 tahun lalu, saya baru mengunjungi 3 pantai yang ada di Pacitan, pertama, di tahun 2016 saya mengunjungi pantai Teleng Ria. Terus di tahun 2017, kemarin saya berkunjung ke pantai Srau, dan tahun ini ke Pantai Klayar. Dari ketiga pantai yang sudah saya kunjungi, memang pantai Klayar lah juaranya.

Pantai Klayar memiliki batu karang raksasa yang menyerupai Sphinx, pasir putih, dan air mancur alami yang katanya sih setinggi 10 meter. Ombak di pantai Klayar cenderung cukup besar. Ketika itu, pengurus pantai beberapa kali mengumumkan atau memberi peringatan pada pengunjung agar tidak berenang.  Untuk warna air laut di Pantai Klayar menurut saya cenderung masih jernih dan jarang ada sampah yang berserakan di pinggir pantai. Selain bisa bermain di hamparan pasir putih dan deburan ombak. Pengunjung juga bisa menikmati keindahan Pantai Klayar yang indah dari atas bukit gardu pandang.

Di pantai Klayar juga tersedia ATV yang merupakan kendaraan roda empat yang bisa mengantarkan pengunjung ke tempat air mancur. Cuma sayangnya mahal. Kemarin ibu saya ditawari untuk naik ATV dikenakan tarif Rp50.000. Tapi memang sih satu ATV itu bisa dinaiki 2 sampai 3 orang. Tapi menurut saya itu kemahalan hahaha, jadi kami semua enggak ada yang naik deh.
Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur, Tempat Wisata


Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur, Tempat Wisata, Lokasi Pantai Klayar, Liburan Pacitan
Ini ATV-nya. Kalo saya mah, daripada naik ATV, mending jalan kaki lebih sehat juga :)

Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur, Tempat Wisata, Lokasi Pantai Klayar, Liburan Pacitan



Tempat Oleh-oleh
Ada juga tempat oleh-oleh yang djual disekitar pantai Klayar. Kemarin saya melihat ada yang menjual makanan khas Pacitan seperti sale anggur yang sudah pernah saya bahas di postingan Makanan khas Pacitan sebelumnya. Lalu ada yang jual dodol atau yang lebih dikenal dengan jenang, keripik pisang, lanting, kolong, marning (jagung kering), dan lain-lain. Ada juga yang jual aksesoris kayak topi, kacamata, kaus-kaus yang bertuliskan Pacitan atau pantai Klayar, suvenir, dan lain-lain.

Di sana juga tersedia ikan-ikan seperti ikan tuna, teri, udang yang digoreng yag bisa dibeli secara kiloan dan diberi sambal terasi. Nah, ibu saya sebagai emak-emak yang sangat peduli dengan gizi anak dan suaminya dan kami bertiga pun pencinta seafood jadi ibu saya membeli makanan-makanan seafood tadi untuk dmakan di rumah Mbah saya. Harganya juga murah, ibu saya beli ¼ kilo ikan dan udang masing-masing dihargai Rp20.000 plus sama sambal kecapnya Rp.8000.

Nah, buat kamu yang penasaran sama pantai Klayar, enggak ada salahnya buat menjadikan pantai ini destinasi liburan kamu kalau lagi berkunjung ke Jawa Timur, khususnya Pacitan. Mungkin, ada juga dari kamu yang punya rekomendasi pantai di Pacitan yang bagus juga buat dikunjungi? Kalau ada, tolong share di kolom komentar ya.