Resensi Novel Cinta Kamu, Aku… Ini Bukan Drama Radio!

Judul Novel           : Cinta Kamu, Aku…: Ini Bukan Drama Radio!
Judul resensi novel: Bukan sekedar Drama Radio
Pengarang             : Irfan Ihsan
Penerbit                : Noura Books
Tahun Terbit         : Februari 2013
Kota Terbit           : Jakarta
Jumlah Halaman  : 304 hal





Cinta Kamu, Aku merupakan karya pertama dari Irfan Ihsan si penulis novel ini. Pertama kali tahu kalo Irfan Ihsan bikin novel saya langsung berencana ingin membeli dan membacanya, dan akhirnya kesampaian juga. Alhamdulillah :). Kenapa saya tertarik dengan novel ini? Alasan pertamanya sudah pasti karena penulisnya. Kenapa penulisnya? Saya sejak SMP sudah mengikuti siaran VOA baik itu di radio maupun di televisi dan sudah pasti tahu dengan Irfan Ihsan yang nerupakan broadcaster internasional di VOA jadi kepengin tahu gimana sih kalo seorang penyiar radio terkenal bikin novel. Alasan kedua adalah karena saya merupakan seorang announcer di Radio Kampus di Jakarta, pokoknya semua hal yang berkaitan sama radio saya suka. Pas tahu novel ini juga ada kaitannya sama dunia radio tanpa pikir panjang saya langsung beli dan membabat abis buku ini. Hehehehehe 😀

Novel  “Cinta Kamu, Aku…” berkisah tentang seorang penyiar radio weekend 93.5 Flash FM yang selalu membawakan acara Pengin Request (PR) setiap hari sabtu malam dia adalah Fabian Suhendra atau yang biasa dipanggil Aan. Walaupun cara siarannya dinilai bagus baik itu oleh kru Flash FM maupun pendengar setianya, namun  kehidupan Aan tidak sebagus siarannya. Sebagai penyiar radio dengan air time pas-pasan, uang kos yang selalu nunggak dan penyakit jomblonya yang sudah ia derita selama 27 tahun ia selalu dilanda kegalauan.


Ada yang berbeda dari malam minggu sebelumnya yang sering Aan lewati, malam minggu kali ini terasa berbeda karena ada tamu siaran yang bikin Aan lupa sama galaunya yakni kedatangan penyanyi cantik, Risha, yang dikenal dengan suara merdunya, kecantikan, dan segudang prestasinya.  Dari awal pertemuan dengan Risha itulah Aan langsung jatuh hati pada penyanyi terkenal itu, namun sayang hati Risha sudah dimiliki orang lain.

Kenikamatan kehidupan Risha sebagai seorang penyanyi papan atas yang disukai banyak orang tidak seindah kehidupan pribadi Risha yang sejak kecil sudah berpisah dengan Orang tuanya akibat bercerai, ibunya yang juga seorang penyanyi sibuk dengan kegiatan shownya dan ayahnya yang juga sibuk. Belum lagi dengan kisah cintanya yang terbilang cukup rumit, karena selama beberapa tahun ini Risha menjalin hubungan special dengan suami orang yakni Yudha Ardiansyah selaku composer dan pencipta lagu terkenal.

Kerumitan cinta Aan, Risha dan Yudha berawal dari Risha yang tanpa sengaja mencium Aan yang saat itu sedang berada di dekatnya yang sama-sama sedang menghadiri acara Cipta Indonesia Music Award (CIMA), karena refleks melihat sang pujaan hati Yudha bermesraan dengan Ratih istri Yudha. Semenjak kejadian itu banyak infotainment yang memberitakan. Urusan wartawan dan lain-lainnya dapat diselesaikan oleh Lego manager Risha, namun tidak dengan Aan. Sejak kejadian ciuman tersebut Aki-Ninik Aan yang ada di Bandung sudah mengetahui dan menginginkan Aan untuk memperkenalkan Risha pada Mereka.

Risha berniat untuk mengklrifikasi kejadian itu pada Aan dan berharap Aan tidak menganggap insiden itu sebagai hal yang serius. Namun perkiraan Risha salah besar! Aan justru menganggap bahwa tindakan Risha itu sebagai ungkapan rasa sayangnya pada Aan. Keinginan Risha untuk menjelaskan yang sebenarnya terjadi tertahan oleh suruhan Aki-Ninik Aan untuk mampir ke rumah mereka. Dirumah Aki Ninik Risha merasakan kenyamanan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Bersama Risha untuk beberapa waktu, belum membuat Aan yakin kalau Risha betul-betul menyukainya.Dan pada akhirnya ketidakyakinan itu terjawab okeh curhatan Risha yang membuat Aan sadar ternyata ada orang lain di hati Risha bukan dirinya yang hanya seorang penyiar radio weekend dan anak kos yang sering ngutang. Walapun demikian Aan dan Risha tetap dekat dan kedekatan mereka membuat Risha merasakan perasaan yang berbeda pada Aan. Hubungan Aan dan Risha sudah diketahui oleh banyak pihak termasuk kru Flash fm dan infotainment.

Kedekatan Aan dan Risha membawa berkah bagi Aan. Akhirnya Aan mendapatkan jadwal siaran pagi dan banyak job-job lain yang berdatangan, pokoknya sejak Aan kenal dengan Risha banyak hal-hal yang menghujam jantung Aan banget deh seperti lagunya Tompi “Menghujam Jantungku”.

Kebahagiaan Aan dengan Risha mulai terganggu saat Yudha sudah menggugat cerai istrinya dan berusaha mendekati Risha lagi. Risha pun mulai goyah dengan perasaannya antara ingin kembali dengan Yudha atau bersama dengan Aan. Serapat-rapatnya rahasia hubungan Risha dan Yudha akhirnya pun terbongkar juga di saat Risha ingin mengakhiri hubungan dengan Yudha, Aan pun merasa kecewa dan berpikir kalo Risha telah mempermainkannya. Rahasia Risha ini juga diketahui oleh seluruh infotainment dan banyak berita miring mengenai Risha. Banyak yang mengatakan bahwa cinta Risha dan Aan hanya sekedar drama radio. “Kami yakin itu hanya akal-akalan mereka saja. Sebuah dongeng. Namanya juga penyiar. Seperti sebuah kisah dalam radio saja.” (Hal 252).

Menjelang akhir cerita, Aan berusaha ingin membuktikan pada Risha dan semua orang di dunia kalo cinta mereka bukanlah sekedar Drama Radio. “Sha.. mau nggak kamumembuktikan ke dunia, kalau cinta kita, bukanlah hanya sebuah Drama Radio… Cinta kita benar ada.”( Hal 291).

Dalam novel ini banyak menggambarkan suasana radio dan juga kehidupan dunia hiburan. Bagaimana terkadang wartawan yang hanya mengincar berita yang sensasional dan terkadang menyudutkan sang artis. Cerita ini mengalir begitu saja dan mempertemukan tokoh-tokohnya dalam satu frekuensi yang tak disadari. Meskipun ada beberapa kesalahan dalam penulisan waktu kejadian tapi itu tidak mempengaruhi nilai novel, ke-khasan anak mudanya dan inti dari cerita yang ingin disampaikan penulis.

Kesimpulan yang bisa didapatkan oleh para pembaca novel Cinta Kamu, Aku…: Ini Bukan Drama Radio! adalah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dalam mencari pasangan hidup walaupun kita merasa bukan siapa-siapa tidak berarti kita tidak dapat menemukan pasangan yang juga bukan siapa-siapa. Aan dan Risha telah membuktikan bahwa cinta akan datang pada orang, waktu dan tempat yang tepat jika Tuhan telah merestui untuk mereka bertemu di satu frekuensi. Dan satu lagi bahwa kesabaran itu akan membuahkan hasil yang tak terduga. Aan yang sudah jomblo selama 27 tahun bisa mendapatkan Risha yang sangat sempurna berkat kesabarannya.

0 komentar:

Posting Komentar